Seminar Kebangsaan dan Muktamar Pemikiran, Kiprah 70 Tahun Nahdlatul Wathan

- Minggu, 12 Maret 2023 | 19:07 WIB
Seminar Kebangsaan Muktamar Pemikiran, Kiprah 70 Tahun Nahdlatul Wathan .  (Photo: Istimewa/haluankita.com)
Seminar Kebangsaan Muktamar Pemikiran, Kiprah 70 Tahun Nahdlatul Wathan . (Photo: Istimewa/haluankita.com)

HALUANKITA.com - Menyambut Hari Jadi Nahdlatul Wathan ( Hadi NW ) Ke- 70, Panitia Penyelenggara akan menggelar Seminar Kebangsaan dan Muktamar Pemikiran.

Seminar Kebangsaan dan Muktamar Pemikiran mengambil tema "Eksistensi dan Peran Ormas Dalam Mendorong Partisifasi Publik Bagi Pembangunan Berkelanjutan Pasca 2 Dekade Reformasi”, yang akan digelar di hotel Aston Mataram, pada Kamis 16 Maret 2023.

Dialog kebangsaan tersebut akan diisi oleh beberapa Narasumber cendekiawan Nahdlatul Wathan, diantaranya Dr. H. L. Muhyi Abidin, MA, Sekjen Pengurus Besar NW Prof. Dr. H. Fahrurrozi Dahlan, MA dan Dr. H. M. Mugni, M.Pd.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Tim Sensus Nahdlatul Wathan Gelar Bimtek SIDA-NW

Selain narasumber cendekiawan NW, juga akan diisi oleh beberapa tokoh nasional yaitu Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH., M.Sc. Politisi dan pakar hukum tata negara, menteri Perdagangan RI H. Zulkifli Hasan, dan menteri PMK RI Prof. Muhajir Efendi, M.AP.

Seminar Kebangsaan dalam menyambut HADI NW Ke-70 tersebut, juga menghadirkan salah satu Guru Besar Kolej universiti Perguruan Ugama Seri Begawan Brunei Darussalam, yaitu Prof. Dr. Harapandi Dahri, M.Ag.

Gelaran seminar tersebut sebagai bentuk peran organisasi NW dalam membangun bangsa. Selama 70 tahun Kiprah Nahdlatul Wathan dalam pembangunan, terbukti dari partisipasi organisasi dalam mendukung setiap kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Ribuan Santri Ponpes Syaikh Zainuddin NW Gelar Nusantara Bershalawat

Barangkat dari itu, melalui seminar yang akan digelar panitia, NW ingin menguatkan partisipasi publik dalam pembangunan, melalui pemetaan dan elaborasi konsep serta pemikiran para pakar dari organisasi, nasional dan internasional.

Partisipasi organisasi pada pembangunan bangsa juga sebagai aktualisasi dari wasiat pendiri NW TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid, salah satu pahlawan nasional dari tanah sasak.

di dalam wasiat pendiri NW disebutkan “Hidupkan Iman Hidupkan taqwa, agar hidup jiwa dan raga, cinta teguh pada agama, cinta kokoh pada negara,” dikutip dari buku wasiat renungan masa karya pendiri NW. ***

 

Editor: Pauzan Azima

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X